WartaSugesti.com | Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit infeksi, bukan kutukan atau keturunan, tapi bisa menyerang siapa saja, dan menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.
TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam paru-paru dan mengakibatkan pengidapnya mengalami sesak napas disertai batuk kronis.

TBC adalah salah satu penyakit menular yang perlu Anda waspadai. Menurut data dari WHO, pada tahun 2020 sebanyak 1,5 juta orang meninggal akibat penyakit TBC.
Waspada!, 3000 Lebih Warga Kota Pahlawan Terkena TBC
TBC adalah penyakit yang menduduki peringkat kedua dalam daftar penyakit paling banyak menyebabkan kematian setelah COVID-19.
TBC bisa diobati dengan penanganan yang tepat.

Info pelatihan Kementerian Kesehatan
Cara Penularan TBC
TBC adalah penyakit yang dapat menular secara droplet, yaitu ketika seseorang tidak sengaja menghirup percikan ludah dari orang pengidap TBC. Paling sering melalui batuk atau bersin, sehingga risikonya cukup tinggi.
Perjalanan penyakit TBC
1. Infeksi Primer
Tahap ini terjadi saat udara yang mengandung bakteri penyebab TB terhirup oleh hidung atau mulut hingga masuk menuju paru-paru dan berkembang biak.
2. Infeksi Laten
Ketika bakteri mulai berkembang, sistem imun akan melakukan perlawanan. Ketika sistem imun berhasil melawannya, maka bakteri akan “tertidur” dan tidak aktif menginfeksi. Sehingga, orang yang terinfeksi tidak akan merasakan gejala apapun.
3. Infeksi Aktif
Sebaliknya, saat imun tubuh tidak berhasil melawan bakteri yang masuk dan berkembang biak, maka bakteri akan bebas menyerang sel-sel sehat pada paru-paru. Kondisi ini akan membuat pengidapnya merasakan gejala.

Pencegahan TBC
1. TBC dapat dicegah dengan vaksin BCG. Pemberian vaksin ini disarankan sebelum bayi berusia 2 bulan.
2. Hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit TBC
3. Gunakan masker saat berada di tempat ramai.
Gejala khas TBC
1. Batuk berkelanjutan selama lebih dari dua minggu
2. Batuk mengeluarkan dahak berdarah
3. Mengalami sesak napas secara bertahap dan semakin memburuk
Gejala ikutan TBC
1. Menurunnya selera makan
2. Penurunan berat badan
3. Mengalami demam tinggi
4. Berkeringat pada malam hari
Kelelahan yang ekstrim
Gejala yang muncul juga dapat menjadi indikasi penyakit lain tidak selalu merupakan gejala penyakit TBC.
Diperlukan waktu beberapa minggu untuk menyadari ada infeksi tersebut. Gejala tidak mungkin muncul sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah pertama kali terinfeksi.(spam)







