WartaSugesti.com // Surabaya – Identitas pria yang tewas bersimbah darah di depan Warkop Coffee Black, Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Minggu (18/1/2026) terungkap. Dia bernama Umar.
Umar (34), warga Jalan Kedung Mangu, ditemukan mengenakan sarung dan peci putih bersama sepeda motor Yamaha warna biru tua bernomor polisi L 5506 DAM.
Iptu Suroto Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjelaskan, saat ini penyidik masih mengumpulkan berbagai barang bukti untuk mengungkap kasus ini.
Suroto menyebut, penyidik telah meminta keterangan saksi dari pihak keluarga korban untuk menelusuri kasus ini.
“Satreskrim sudah melakukan otopsi dan meminta keterangan saksi. Satu saksi dari pihak keluarga korban sudah dimintai keterangan,” kata Suroto, Senin (19/1/2026).
Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa korban mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian bawah ketiak sebelah kiri.
“Ada luka tusuk di bagian ketiak sebelah kiri,” kata Suroto.
Suroto menyebut, peristiwa pembacokan ini diduga dilakukan lebih dari lima orang pelaku.
Penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih memburu pelaku pembacokan seorang pria hingga meninggal dunia di Jalan Wonokusumo, Surabaya yang terjadi pada Minggu (18/1/2026).
Baca juga : Pria Tanpa Identitas Berkopiah Putih Tewas di Wonokusumo
Kronologis kejadian
Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, korban yang mengendarai sepeda motor dikeroyok kemudian ditusuk menggunakan sajam.
Korban disebut sempat lari mengendarai sepeda motor L 5506 DAM meninggalkan lokasi.
Namun sesampainya di depan warung kopi Jalan Wonokusumo, korban berhenti dan tergeletak di TKP.
Kanit Reskrim Polsek Semampir Iptu Su’ud menyebut korban diduga diserang di lokasi lain sebelum ditemukan tergeletak di depan warung kopi.
“Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban pertama kali ditusuk di depan rumah Jalan Wonokusumo Jaya Nomor 14 RT 4, sekitar 60 meter dari lokasi ditemukan.
Di sekitar lokasi penusukan terdapat banyak ceceran darah,” ujar Su’ud saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Informasi tambahan disampaikan Wakil Ketua RW XI Kecamatan Semampir, Anwar. Ia mengatakan pembacokan diduga dilakukan oleh sekitar empat orang yang datang menggunakan mobil berwarna putih.
“Saksi mata melihat korban dibacok saat masih berada di atas sepeda motor. Korban bukan warga wilayah sini, begitu juga pelaku yang diduga bukan orang sekitar,” kata Anwar.
( spam )











