WartaSugesti.com // Way Kanan – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu – Lampung, dipimpin Kepala Unit (Kanit) Polisi Hutan (Polhut) M. Husin, meninjau sekaligus melakukan kegiatan pasang jerat buaya muara, di bantaran sungai kali krupuk yang keberaadan nya sudah sangat meresahkan warga masyarakat, Kampung Pisang Baru dan Pisang Indah, Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan Sabtu.30.09.2025.
Tim BKSDA Bengkulu – Lampung, sebelumnya sudah berada di Kabupaten Way Kanan terkait, keberadaan satwa liar Beruang yang juga sudah sangat meresahkan warga masyarakat Gunung Katun. Kecamatan Bara Datu Kabupaten Way Kanan.

Selama dua hari, tim BKSDA Bengkulu-Lampung, didampingi kepala Kampung Pisang Indah M. Suwarso berserta warga melakukan pencarian serta pemasangan jerat buaya di bantaran Sungai Kali Krupuk, namun juga belum membuahkan hasil.
“Saya, menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, baik warga masyarakat Kampung Pisang Baru dan Pisang Indah, untuk saat ini tidak melakukan kegiatan aktivitas di Sungai Kali Krupuk,” kata M. Husin.
M. Husin menerangkan Buaya ini termasuk jenis buaya muara. Artinya buaya ini termasuk jinis satwa yang dilindungi oleh pemerintah sesuai dengan UU nomor 32 tahun 2024. Tetang konservasi sumber daya alam.
“Oleh karena nya, saya berharap kepada warga masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengancam keselamatan buaya tersebut,” jelas dia.
Selain itu juga, BKSDAsudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, Seperti unsur Forkopincam Bumi Agung, Koramil Bahuga, Sub Danramil Bumi Agung, Polsek Bumi Agung dan juga Kepala Kampung Pisang Indah.
“Buaya muara di Sungai Kali Krupuk diperkirakan mencari tempat bersarang (bertelur) atau kemungkinan dampak dari banjir beberapa waktu sebelumnya,” imbuh M. Husin.
“Semoga saja, Buaya tersebut secepat bisa kita tangkap, untuk kita evakuasi ke tempat habitatnya yang lebih aman,” tutup nya.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Kampung Pisang Indah M. Suwarso, dia menghimbau seluruh warga masyarakat agar tidak melakukan kegiatan aktivitas di Sungai Kali Krupuk, baik itu memancing atau lain sebagainya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran BKSDA, Bengkulu yang sudah melakukan pencarian dan berbagai upaya untuk penagkapan buaya di Sungai Kali Krupuk,” ucap kepala kampung.
Kepala Kamoung bersama dengan warga tetap berupaya, untuk melakukan pencarian serta penagkapan terhadap buaya itu dengan cara-cara yang sudah disampaikan oleh tim BKSDA Bengkulu.
Baca juga : Demo, Gedung DPRD di NTB Ludes Terbakar
Keberadaan buaya muara di Sungai Kali Krupuk beberapa waktu yang lalu, tentu sangat mengegerkan dan juga meresahkan warga masyarakat kampung setempat.
Masyarakat setempat berharao Buaya tersebut cepat tertangkap sebelum ada korban jiwa.(Rikcy).







