MUARA TEWEH– Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Km 24 Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, membuat kesal salah satu pengguna kendaraan bermotor, karena ditolak saat hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, Senin siang (13/4/2026).
Iwan pengendara motor warga Desa Jingah merasa tidak dihiraukan dan ditolak saat hendak mengisi BBM jenis pertalite, dengan alasan tidak ada uang kembalian.
Dari video beredar yang dibagikan Iwan terdengar dialognya dengan karyawan di SPBU itu. Dia berucap mengisi minyak tidak bisa, kemudian dijawab tegas oleh salah satu karyawan berbaju loreng.
“Kadanya kada kawa, kami kedada duit halus (bukannya tidak bisa, kami tidak ada uang kecil) kalau ada uang pas ok kami isikan,” sahut karyawan sambil mengisi
BBM ke jeriken di bak sebuah Pikap.
Karena merasa ditolak, Iwan kemudian batal mengisi BBM di SPBU itu, dan kembali melanjutkan perjalanan pulang ke arah kota Muara Teweh.
“Ya karena ditolak mengisi bbm, hanya memiliki uang lembaran 100 ribu, saya kembali melanjutkan perjalanan dengan mencari kios BBM eceran pinggir jalan,” ujarnya.
Dia berkata seharusnya karyawan SPBU itu tidak langsung menolak saat dirinya hendak mengisi minyak motornya.
“Harus jawab lah dengan sopan dan bijak jika menolak. Jangan bilang langsung tidak ada uang kecil! Seharusnya berkata lah kami nggak ada uang kecil kembalian, silakan cari dulu uang pas baru kami layani bapak, kan saya bisa berusaha menukarkan dulu lembaran 100 ribu itu kelain, baru kembali mengisi, bukan langsung ditolak,” tandasnya.
Sementara pengelola SPBU Pertamina Km 24 Sikui, Nordam, belum bisa dikonfirmasi media ini terkait pelayanan karyawannya di pengisian bahan bakarnya.
Penulis: Aprie







