BANJARMASIN // Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei hendaknya jadi momentum untuk kebangkitan kejayaan Bangsa Indonesia.
Demikian ditegaskan Prof. Dr. Ahmad Yunani SE MSi Ketua Dewan Penasehat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalsel dan juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Banjarmasin, sehubungan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 20 Mei.
Menurut Yunani, Harkitnas berarti peningkatan pertumbuhan ekonomi, bangkit dari kondisi ekonomi ditengah tekanan global dengan memperkuat fundamental ekonomi, menyiapkan SDM yang kuat dan tenaga kerja profesional dengan tersedianya lapangan pekerjaan.
“Bangkitnya Bangsa dari jeratan kemiskinan dengan membangun SDM produktif, inovatif dan kolaboratif,” kata Yunani, Selasa (20/5/2026).
Disebutkan, Optimalisasi pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diarahkan untuk kemajuan dan kemakmuran Bangsa. Tetap jaga persatuan dan saling menguatkan antar Bangsa.
“Distribusi alokasi sumberdaya yang adil dan berlandaskan pemerataan, memperhatikan kontribusi lokal dengan bagi hasil yang berkeadilan,” Yunani menambahkan.
Diingatkan Yunani, jangan sampai terjadi kebangkitan Masyarakat menuntut keadilan lokal dan Daerah, jika tidak diantisipasi dengan memperhatikan potensi Daerah dan lokal, tidak tertahan dikalangan Elit Ekonomi dan Elit Politik.
Baca juga : Gubernur Jatim Lepas Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri
Diungkapkan Yunani, sumbatan ekonomi dan aspirasi jangan sampai terjadi, harus ada saluran yang baik dan akomodatif tidak hanya retorika saja.
“Pencitraan hanya membuat masyarakat bosan dan tidak simpati, perlu langkah realistis dan berdampak,” Yunani mengingatkan.
Pesan Yunani, Momentum Kebangkitan ini harus jadi tonggak persatuan melalui kolaborasi Pusat Daerah, Dunia Usaha, Organisasi Masyarakat, Organisasi Politik, Berbagai Pemangku Kepentingan, Media, Dunia Pendidikan Tinggi/Akademisi serta Para Ulama, Tokoh Masyarakat serta seluruh Unsur Masyarakat luas.
(JUNA)







