WartaSugesti.com // Surabaya – Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa atau PSNU PAGAR NUSA (PN) Cabang Surabaya siap jadi Benteng Nasionalisme dan Keislaman dengan menggelar pembaiatan serentak bagi 500 santri baru, di Universitas W.R. Supratman, Jalan Arif Rachman Hakim No.14, Sukolilo, Surabaya, Jumat (25/07/2025).
Pagar Nusa Surabaya kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membina dan melestarikan budaya kebangsaan serta keislaman.
KH Abdul Halim Al-Khowas, memberikan Ijazah dan penggemblengan langsung kepada para santri baru.
Momentum ini menandai komitmen santri untuk menjaga nilai-nilai keilmuan, keagamaan, dan kejuangan bela diri yang telah diwariskan sejak lama.
“Kami bangga mampu membina generasi muda yang tidak hanya cakap dalam bela diri, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan demi masa depan yang lebih baik,” kata Ketua Pagar Nusa Cabang Kota Surabaya, Abdul Rokhim.
Kegiatan pembukaan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan lagu Jalal Waton, serta diwarnai oleh penampilan seni dan atraksi pendekar Pagar Nusa yang menampilkan keahlian bela diri tradisional khas Nahdlatul Ulama.
Baca juga : Mengenal Pencak Silat Sugesti Perpaduan Madura dan Kalimantan
Suasana bernuansa nasionalisme dan religius mengawali rangkaian acara yang penuh makna tersebut.
Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan sambutan dari tokoh penting antara lain Rektor Universitas W.R. Supratman, Ketua PCNU Kota Surabaya, Perwakilan PW Pagar Nusa Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya, serta Pimpinan Pusat Pagar Nusa.
Berita penting : Pungli SMKN 1 Jetis Tarik Retribusi Parkir Siswa
Acara ini tidak hanya sebagai upaya pelestarian ilmu pencak silat tradisional, tetapi juga sebagai wujud nyata kontribusi kepada masyarakat dalam membentuk karakter pemuda yang disiplin dan memiliki jiwa nasionalisme kuat.
Dengan suksesnya pembaiatan 500 santri baru ini, PN Surabaya kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan bela diri yang diperhitungkan sekaligus sebagai motor penggerak budaya dan nilai-nilai keagamaan di Kota Surabaya.(spam)











