75 / 100 Skor SEO

BANGKALAN // Mantra atau Jampi-Jampi/Rapalan digunakan dalam pengobatan dan perlindungan. Menggunakan bahasa khusus (arkais) dan diwariskan secara lisan.

Apakah anda percaya?

Mantra adalah rangkaian kata (bacaan) yang dianggap memiliki kekuatan magis atau spiritual untuk mempengaruhi dunia fisik maupun metafisik.

Jenis-jenisnya

Kekuatan/Ketangguhan: Untuk perlindungan atau membuat seseorang tak terkalahkan.

Contoh : Kirun Wanu kirun anta welu slokso tekko weddi weddi maring ingsun tertutup terkunci meningko meningkem

Pakasih/Cinta Kasih: Digunakan untuk memikat hati seseorang.

Misalnya: Sam luwa sam duttif sariyati samar nafis nafis (sebut namanya) La ilaha Illallah

Penyembuhan: Untuk mengobati penyakit atau mengusir hal buruk.

Diantaraniya : Bisteguh Milluput Lahmusno Allah Kang ora Katon Yahhu Allah yahhu Allah Yahhu Allah

Pengaruh Jarak Jauh: Untuk memengaruhi seseorang dari jarak jauh.

Ada yang gunakan ini : Ha buna wa laha buna wa subak tuna habb (tahan nafas hadirkan wajahnya)

Baca juga : Tips Hadapi Panggilan Polisi

Pandangan Islam

Dalam pandangan Islam, penggunaan mantra memiliki hukum yang sangat ketat dan bergantung pada isi serta keyakinan penggunanya.

Islam tidak mengenal konsep mistik tradisional (yang berbau syirik).

Islam mengakui adanya doa, jampi, atau ruqyah sebagai permohonan kepada Allah SWT.

Versi Islam

Ruqyah Syar’iyyah (Halal), diperbolehkan, yaitu doa atau bacaan ayat Al-Quran dan hadis untuk penyembuhan atau perlindungan kepada Allah.

Syirkiyah (Haram): Mengandung unsur kesyirikan, kata-kata yang tidak jelas maknanya, bahasa yang tidak dimengerti, atau meminta bantuan jin/setan.

Hukumnya haram, merupakan syirik kecil, dan wajib dihindari.

Secara kultural dan psikologis, mantra dipercaya berfungsi untuk memengaruhi hal-hal di luar kemampuan manusia biasa (fisik/metafisik) melalui kekuatan magis.

Bersambung …….

(Spam)