WartaSugesti.com // Judul berita jurnalistik wajib singkat, padat, dan jelas. Hindari kalimat bertele-tele, gunakan kalimat yang lugas dan mudah dipahami.
Judul biasanya terdiri dari 5-10 kata kerja pasif atau kalimat aktif. Contoh: “Slamet Jual Sate” jadi bukan “Sate Dijual Slamet” karena ini namanya kalimat pasif.
Kalimat aktif adalah kata kerja tanpa awalan, misalkan, “Gelar” bukan “Menggelar”.
Judul Berita adalah Present Tense atau kejadian sekarang. Hindari kata “telah” atau “akan”, langsung saja ke pokok peristiwa.
Judul harus faktual dan spesifik, merepresentasikan isi berita, tidak bombastis, dan fokus pada detail penting.
Setiap kata diawali dengan huruf kapital, kecuali kata depan/penghubung (di, ke, dari, dan, yang, atau) kecuali di awal judul.
Judul haruslah menarik atau Provokatif, Mampu memancing rasa ingin tahu pembaca, namun tetap berpegang pada fakta dan hindari clickbait.
Jangan menggunakan singkatan yang tidak umum untuk menghindari kebingungan pembaca.
Baca juga : Rumus Berita ADIK SIMBA Calon Wartawan Harus Tahu
Beberapa ahli berpendapat tidak boleh menggunakan kalimat tanya, sebab Judul berita bertujuan memberi informasi.
Judul berita tidak boleh diawali dengan predikat atau kata kerja, contoh : “Digusur, Ratusan Rumah di Tambak Asri”. Yang benar, “Ratusan Rumah di Tambak Asri Digusur”
Kesimpulan
Judul Berita umumnya menggunakan subjek-predikat, menggunakan kata kerja aktif (present tense), menghindari singkatan, dan menyertakan elemen 5W+1H.
Mari saling mengingatkan, mari belajar bersama.
Salam 1 pena
(spam)







