83 / 100 Skor SEO

WartaSugesti.com // Way Kanan – Dalam rangka Musrenbang tingkat Kecamatan, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten way kanan provinsi Lampung. Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah. S.Ked. Minta Percepatan Kampung Berkembang.

Musyawarah Perencana Pembagunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 merupakan bagian dari agenda tahunan perencanaan pembangunan daerah yang menjadi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Way Kanan Periode 2025–2029.

Forum ini sekaligus menjadi landasan awal dalam menentukan arah pembangunan dan kemajuan Kabupaten Way Kanan untuk lima tahun ke depan, termasuk penyepakatan usulan prioritas pembangunan yang akan diakomodir dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Dalam Musrenbang Tingkat Kecamatan tersebut, perencanaan pembangunan disusun dengan mengacu pada tema pembangunan Kabupaten Way Kanan Tahun 2027, yaitu “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Didukung Konektivitas Infrastruktur dan Layanan Dasar Berkelanjutan.”

Tema ini kemudian dijabarkan ke dalam lima Prioritas Pembangunan Daerah yang menjadi pedoman utama penyusunan usulan program dan kegiatan di tingkat kecamatan dan kampung.

Baca juga : Helmi Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Way Kanan

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., saat membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan, yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Bumi Agung, Senin (09.02.2026).

Menyampaikan evaluasi capaian kinerja pembangunan Kecamatan Bumi Agung berdasarkan data Indeks Desa (ID) Tahun 2025. Evaluasi ini menjadi gambaran nyata hasil pembangunan yang telah dicapai sekaligus dasar dalam merumuskan langkah perbaikan ke depan.

Berdasarkan hasil pemutakhiran data, rata-rata Nilai Indeks Desa di Kecamatan Bumi Agung mencapai 81,72, sebuah capaian yang tergolong sangat baik dan berada di atas rata-rata Indeks Desa Kabupaten Way Kanan yang tercatat sebesar 77,67. Dari total 11 kampung yang ada, sebanyak 7 kampung telah berstatus Mandiri dan 2 kampung berstatus Maju, menunjukkan kemajuan pembangunan yang cukup signifikan di wilayah tersebut.

Namun demikian, Bupati mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintahan kampung tidak lengah. Pasalnya, masih terdapat 2 kampung yang berstatus Berkembang, yakni Kampung Mulyoharjo dan Bumi Agung, yang memerlukan perhatian dan intervensi pembangunan lebih lanjut.

“Hal ini menunjukkan masih adanya ketimpangan pembangunan yang harus kita selesaikan bersama. Capaian tertinggi diraih oleh Kampung Srinumpi dengan skor 93,23 dan disusul Kampung Pisang Baru dengan skor 92,76,” ujar Bupati Ayu Asalasiyah.

Selain membahas capaian pembangunan, Bupati juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Ia meminta seluruh aparatur kampung bersama masyarakat untuk aktif bergotong royong melakukan normalisasi saluran drainase serta memastikan fungsi embung desa berjalan optimal. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir dan melindungi aset serta lahan produktif milik warga.

Bupati juga mengingatkan agar pembangunan yang dilaksanakan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup sebagai bagian dari antisipasi terhadap perubahan iklim.

“Tingkatkan pelestarian lingkungan dengan menggalakkan kembali gerakan penanaman pohon di area-area kritis. Pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah turut menyampaikan kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang hingga saat ini masih sangat bergantung pada pendapatan transfer, yaitu sekitar 90 persen yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.

Pada Tahun 2026, pendapatan daerah Kabupaten Way Kanan mengalami penurunan sebesar Rp164 miliar dibandingkan Tahun 2025 akibat kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) yang mencakup Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), serta Dana Desa, sebagaimana tertuang dalam Surat Kementerian Keuangan Nomor S-62/PK/2025.

Dengan berkurangnya dana transfer tersebut, Pemkap Way Kanan, dalam penyusunan APBD, Memprioritaskan belanja wajib dan mengingkat. Meliputi gaji dan tunjangan ASN way kanan, termasuk pengangkatan P3K paruh waktu, belanja operasional rutin dan belanja mandatori pendidikan sebesar 20%. Kesehatan 10%. ADK termasuk Siltap, insentif prangkat kampung, serta pemenuhan standar pelayanan di bidang pendidikan, sosial dan umum.

Turut hadir di acara Musrenbang tingkat Kecamatan, kecamatan bumi agung, kab way kanan. Prof,Dr, Ayi Ahadiat.S.E., M.B.A. dari Unila Lampung. Jajaran kepala badan, kepala dinas, SKPD kab way kanan, anggota DPRD Dapil ll Way Kanan, frokofimcam kecamatan bumi, Camat bumi agung, kepala kampung se kecamatan bumi agung tokoh agama,tokoh masyarakat dan unsur undangan masyarakat kecamatan bumi agung.

Wartawan : Rikki