78 / 100 Skor SEO

Pekanbaru, WartaSugesti.com – Sebanyak 227 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dari 15 kecamatan di Kota Pekanbaru mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VI tingkat Kota Pekanbaru.

Ajang yang memadukan kompetisi seni, keagamaan dan olahraga tersebut resmi dibuka Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru, H. Suhardi Hasan, S.Ag., M.A..

Pelaksanaan kegiatan Porsadin Tingkat kota Pekanbaru ini dilaksanakan di Areal Kampus Universitas Lancang Kuning, Rumbai pada Sabtu, (29/8/2026).

Porsadin VI berlangsung selama dua hari ini yaitu dari tanggal 29-30 Agustus 2026.

Ditunjuk sebagai tuan rumah Porsadin tahun 2026, Kemenag kota Pekanbaru telah memilih Kecamatan Rumbai sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahunan ini.

Dalam kompetisi Porsadin yang di selenggarakan pada kegiatan tersebut adalah, Para Peserta yang Usia umurnya rata rata sebelas tahun, akan mengikuti 14 cabang perlombaan yang mencakup bidang keagamaan, seni hingga olahraga.

Sejumlah cabang yang dipertandingkan antara lain pidato bahasa Arab dan bahasa Indonesia, sholawat, zikir, bulu tangkis, tenis meja, atletik , Serta Kaligrafi .

Didalam Kegiatan Porsadin Tingkat Madrasah Diniyah tahun 2026, Madrasah Diniyah Takmiliya Awaliyah Nurul Hasanah (MDTA Nurul Hasanah) yang berada di Jalan Tiram RW 02 Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan damai kota Pekanbaru telah ikut berpartisipasi dengan mengirimkan sebanyak 13 Orang anak didiknya untuk menjadi Peserta Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah tahun 2026 yang di Selenggarakan oleh Kantor kementerian Agama kota Pekanbaru.

Baca juga : Jakarta Gratiskan Sekolah Swasta

Baca juga : Syarat Diakuinya Suatu Negara

Kepala MDTA Nurul Hasanah, Aydil Akbar, S.Pd., mengatakan kepada Awak Media bahwa Porsadin menjadi salah satu wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi santri MDTA yang selama ini mendapatkan pendidikan keagamaan sejak usia dini.

 

MDTA

Masih dilanjutkan oleh Aydir Akbar, S.Pd., Menurutnya, perkembangan cabang perlombaan dalam Porsadin menunjukkan bahwa kemampuan santri tidak hanya berada pada bidang keagamaan, tetapi juga berkembang dalam seni dan olahraga.

“Karena itu Sekolah kami ( MDTA Nurul Hasanah ) pada tahun ini Patut berbangga karena di Kecamatan Marpoyan damai MDTA Nurul Hasanah Cukup banyak mengirimkan Atletnya yaitu 13 Orang peserta,” ucap Aydir Akbar, S.Pd ,

Masih dilanjutkan oleh Aydir Akbar, S.Pd., “Pelaksanaan Porsadin ini dalam rangka menggali potensi para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah. Cabang yang dilombakan sekarang semakin banyak, bukan hanya bidang agama seperti pidato bahasa Arab, bahasa Indonesia, sholawat dan zikir, tetapi juga ada olahraga seperti bulu tangkis, tenis meja, atletik dan lainnya. ”

Jadi Dirinya dan Anak anak didiknya Sangat menyambut Positif adanya Perlombaan Porsadin yang ditajah oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini.

Kalimat yang sama juga disampaikan oleh ketua Rombongan Atlet Porsadin MDTA Nurul Hasanah, Muhammad Zaki, S.Pd, ia menilai pendidikan MDTA memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Pembelajaran agama yang diberikan di madrasah diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menjalani kehidupan sekaligus membangun akhlak yang baik.

“Sesuai dengan motto nya, Jayalah negeri dengan budi pekerti menuju diniyah yang berprestasi,” ucap Muhammad Zaki ,S.Pd yang diaminkan oleh Rekannya Rahmad Halim dan Rahma menutup Wawancanya dengan Media Nasional Warta Sugesti.