PEKANBARU // Muhammad Rais Hasan Piliang SH, MH terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST).
Rais terpilih melalui voting suara mengalahkan saingannya Rino Aprino dalam Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST).
Mubes yang digelar per 3 tahun ini diadakan di Ballroom Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru Ahad (26/4/2026), yang bertujuan memilih sekaligus menetapkan Ketua Umum IKST Terpilih.
Sebelum diadakan voting suara, panitia terlebih dahulu menjaring calon ketua umum yang akan dipilih.

Setelah menerima usulan disepakati hanya 2 calon yang akan dipilih melalui voting suara yang pada akhirnya dimenangkan oleh Muhammad Rais Hasan Piliang.
Baca juga ; Kasus Pembunuhan di Sencaki Surabaya
Kepada awak media Muhammad Rais Hasan Piliang SH, MH menyampaikan konsolidasi organisasi menjadi hal yang sangat penting untuk dalam menjalankan roda organisasi.
“Kita akan konsolidasi internal dulu. Tadi ada beberapa hal yang menjadi poin-poin untuk mendorong percepatan pemekaran dan lain sebagainya karena bagaimanapun juga organisasi ini adalah organisasi paguyuban yang menjadi wakil masyarakat tapung yang ada Pekanbaru,” ungkapnya.
Dikatakan Rais, IKTM akan menjadi mobilisator tentang arah pembangunan Tapung ke depan dan menjadi penyeimbang dari kekuatan masyarakat lainnya untuk mendorong pembangunan bisa lebih baik di tapung.
Ia berkeyakinan IKST di bawah pimpinannya akan bisa emperkuat konsultasi sesama warga tapung dan menjadikan tapung daerah yang lebih maju yang siap menerima perbedaan dalam keberagaman.
“Terkait pembahasan pembangunan rumah sakit untuk masyarakat Tapung, kita akan mendorong seluruh perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Tapung menjadi agent untuk membangun rumah sakit,” tutur Rais yang berprofesi sebagai salah satu advocat di pekanbaru.
Sementara salahsatu tokoh masyarakat Tapung yang juga merupakan Anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Gerindra H Edi Basri SH, M.Si menyebut Mubes IKST adalah sebuah agenda besar dalam rangka menyatukan semua kekuatan warga sungai Tapung.
“Ini adalah momentum di mana kami bisa bersilaturahim secara perkumpulan keluarga besar Tapung yang ada di Pekanbaru sekaligus juga dari Tapung sendiri. Momentum ini juga bagian daripada evaluasi perhimpunan keluarga besar Sungai Tapung,” ujarnya.
Ke depan Edi Basri mengajak agar IKST lebih eksis lagi supaya lebih kuat persatuan dan kesatuan dan juga bisa membantu masyarakat yang kurang beruntung yang berasal dari Sungai Tapung yang ada di Pekanbaru.
“IKST adalah paguyuban yang berprinsip sosial tetapi juga bagian daripada gerakan-gerakan yang bersifat menyampaikan aspirasi warga Tapung dan membuat suatu terobosan yang baru karena kehidupan masyarakat itu dinamis dan semakin hari semakin banyak kepentingan-kepentingan yang harus diakomodir dan diperjuangkan,” tandas Ketua Komisi III DPRD Riau, H Edi Basri.
Penulis : Hendri







