WAY KANAN // Ahirnya PR (Peri dan Mawan), Dua remaja warga Kampung Way Umpu Kecamatan Way Tuba, yang dinyatakan terseret arus tengelam di Sungai Umpu Kampung Segara Midar Kecamatan Blambangan Umpu Way Kanan, ditemukan sudah tidak bernyawa 3 km dari lokasi tenggelam dalam kondisi tubuh yang sudah membengkak.
Jenazah ditemukan oleh warga dan tim SAR gabungan sekitar pukul 09 WIB, setelah dilakukan pencarian 2. hari 2 malam.
Sebelumnya. kedua Jasad korban ditemukan tidak berjauhan mengambang. lebih kurang 20 meter di kampung Tanjung dalom tepatnya di nabanng, tidak jauh dari jembatan Tanjung Dallom.
“Alhamdulillah siang ini tim SAR gabungan berhasil menemukan tubuh korban sekitar pukul 09.00WIB. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia berjarak +-3 km dari titik tenggelamnya korban,” ujar Riyanto Ketua BPK Kampung Segara Midar.
Proses pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan yang bekerja secara intensif bersama relawan Warga beberapa kampung beramai ramai
Pencarian dilakukan dengan menyisir area tengah sungai di sekitar lokasi kejadian menggunakan tiga perahu BPBD, Basarnas, dan prahu klotok dari warga Segara Midar dan Tanjung Dalom.
“Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan BPBD menuju rumah duka di Say Umpu diserahkan kepada pihak keluarga masing,” imbuh Riyanto
Ferry dan mawan dua orang korban tenggelam tersebut awalnya berniat memancing di sungai Umpu yang ada di kampung Segara midar bersama empat temannya yang lain.
Setibanya di lokasi ke enam sekawan tersebut berniat menyeberangi Sungai dengan maksud untuk mencari tempat pemancingan yang dianggap banyak ikannya.
Baca juga : Lansia di Desa Kara Sampang Tidak Dapat Bantuan
Ternyata Mawan diduga tidak bisa berenang sehingga tekanan arus.
Melihat hal itu rekannya yang bernama feri berniat menolong namun akhirnya ikut terbawa arus dan tenggelam di sungai way Umpu tersebut.
Sebelumnya nya tim sar gabungan, BNPB, Polri dan TNI, juga masyarakat selama 2 hari telah melakukan pencarian ke 2 korban tersebut, menyelusuri sungai way Umpu, semenjak dinyatakan hilang atau tengelam.
Hari kamis sebelumnya belum membuahkan hasil. Namun Sabtu 28 Meret 2026, kedua korban ditemukan oleh warga masyarakat kampung Tanjung dalom, Bumi Agung yang ikut serta juga membantu pencarian.
Ke 2 korban tersebut telah diserahkan ke pihak keluarga masing- masing.
(Rikki).







