SURABAYA // K.H. Aris Yoyok, S.Pd.i bersama Dakwah Aswaja Indonesia (DAI) mengebrak wilayah Kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya dengan Acara Dahling ( Da’wah Keliling ), pada Jumat 17 April 2026.
Acara Dahling dirangkai Halalbihalal yang disi dengan pemberian santunan kepada kaum duafa dan Marbot Masjid/Musholla yang ada di wilayah Lontar.
Terpantau ada 10 Duafa dan 10 Marbot Masjid/Musholla di kelurahan Lontar yang menerima tali asih dari Dakwah Aswaja Indonesia.
Acara DAHLING dimulai pukul 19.00 WIB dibuka dengan iringan musik Gambus Al-Ukhwah yang merdu dan islami.
Kemudian pembacaan Istighosah oleh KH. Dede Hifdli Pardedke, SH., pembacaan Doa Istighosah oleh Gus. Zunaidi, SH.
Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadz Aula Rahmad, sedang pembacaan Mahalulqiyam Bil Ikhtisor oleh. Drs. KH. Nur Syahid .
Baca juga : Tips Menghadapi Panggilan Polisi
https://tamengrakyat.my.id/blog/tips-hadapi-panggilan-polisi-penyidik-tak-boleh-intimidasi
Menginjak acara sambutan, Shohibul Bait (perwakilan keluarga tuan rumah) Ustadz H.M. Yusron mengucapkan terima kasih kepada Camat Sambikerep Iin Trianingsih, S.STP., M.Si, yang telah memberikan Donasi sebesar Rp 500.000.
Juga kepada Lurah Lontar Iwan Akhmad, SE., Nyai Hj.Nasihattul Latifah. S.Sos.I., M.SI dan juga para Kyai/ Ustadz DAI serta Para Jamaah yang Hadir.
Ketua DAI KH. Aris Yoyok S.Pd.I dalam sambutannya menanggapi isu miring tentang organisasi yang dia pimpin.
“DAI cuma di awal-awal aja gebrakannya dan akan surut nanti dikemudian hari”.
K.H Aris Yoyok yakin DAI akan lebih berkembang, karena berjalan sesuai tupoksinya dan Ridho Allah SWT.
“Disamping juga Kyai/Ustadz DAI yang Solid serta kompak akan membawa kemajuan tersendiri Bagi Da’wah Aswaja Indonesia,” tegasnya.
Acara inti pada Dahling malam Sabtu itu, Tausiah dari Ustadz Afifurrohman alias Gus Panda, si pendakwah kecil, Cabe Rawit nya DAI.
Gus Panda menitik beratkan bakti anak pada kedua orang tuanya.
“Karena itu, restu yang baik bagi anak menuju pintu kesuksesan dan keberkahan hidup kita,” jelas Gus Panda..
Dahling Dakwah Aswaja Indonesia berakhir tepat pukul 22.45 WIB, ditutup dengan pembacaan Doa oleh KH. Abdul Mutholib, AM.MD selaku pembina Dakwah Aswaja Indonesia.
(Agus Sukamto)







