WartaSugesti.com // Bogor – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor telah melakukan kegiatan verifikasi lapangan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kamis (24/7). Kegiatan ini bertujuan memperbarui dan memastikan ketepatan data sebagai dasar penyaluran berbagai program perlindungan sosial.
Dalam kegiatan Verifikasi DTSEN ini dilakukan dengan mendatangi rumah warga untuk mencocokkan data yang ada dengan kondisi di lapangan. Dengan melakukan obrolan singkat serta pengecekan identitas keluarga untuk memastikan bahwa data yang terhimpun benar-benar akurat.
Verifikasi DTSEN ini sangat penting untuk memperbarui data masyarakat. Dengan data yang valid, agar program bantuan sosial maupun pemberdayaan ekonomi akan lebih tepat sasaran,
Kegiatan ini didampingi oleh RT dan RW desa malsari serta didukung mahasiswa magang dari Universitas Djuanda. Para mahasiswa berperan dalam pencatatan, dokumentasi, serta mendukung komunikasi antara petugas dan masyarakat.
Dengan ada nya bantuan dari mahasiswa ini hal ini dapat mempercepat proses sekaligus memastikan data yang dikumpulkan lebih detail dan menyeluruh.
Dinas Sosial Kabupaten Bogor menekankan bahwa akurasi data DTSEN terbaru menjadi landasan penting untuk berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan keluarga miskin, hingga penyusunan kebijakan pengentasan kemiskinan.
Warga Desa Malasari umumnya memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan verifikasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Mereka merasa dihormati karena petugas datang langsung ke rumah masing-masing, sehingga proses verifikasi menjadi lebih transparan dan akurat.
“Bagus sekali petugas melakukan pengecekan langsung ke rumah. Jika ada data yang keliru, bisa segera diperbaiki di tempat,” ujar salah satu warga Desa Malasari.
Meski demikian, beberapa warga berharap agar kegiatan verifikasi dilakukan lebih sering dan merata di seluruh wilayah desa.
Baca juga : Lunturnya Modal Sosial oleh Nurhalis Majid
Mereka menilai pembaruan data saat ini masih berjalan lambat, sehingga ada warga kurang mampu yang belum tercatat dalam program bantuan sosial.
“Kami berharap verifikasi ini tidak hanya dilakukan sekali saja, tetapi secara rutin. Banyak warga yang membutuhkan bantuan namun datanya belum terdaftar,” kata warga lainnya.
Secara keseluruhan, masyarakat menilai bahwa pembaruan data DTSEN dapat meningkatkan kepercayaan mereka terhadap pemerintah, asalkan prosesnya dilakukan secara berkelanjutan, melibatkan perangkat desa, dan hasil verifikasi disampaikan dengan transparan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi atau mendatangi Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman No. 1, Cibinong.
A. Wijaya







