75 / 100 Skor SEO

WartaSugesti.com // GresikKepala sekolah adalah sosok yang memimpin satu lembaga kecil pendidikan yang fungsi dan tujuannya untuk menciptakan bibit unggul dan generasi yang berbobot serta memajukan pendidikan, namun apa jadinya kalau seorang kepala sekolah membatasi komunikasi, terutama komunikasi dengan wartawan

Kali ini terjadi pada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Unit Pelaksana Teknis (UPT) SDN Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Sukimin.

Kepala sekolah yang baru menjabat sebagai ketua K3S tersebut tidak melambangkan pejabat yang baik.

Sikap tak terpuji Sukimin ini nampak saat beberapa awak media bertandang ke sekolah yang ia pimpin untuk berkoordinasi.

Namun, Wartawan tidak pernah bisa menemuinya. Bahkan saat dihubungi melalui seluler pun Sukimin tidak pernah merespon atau menjawab pesan Whatsapp yang dikirim awak media.

Ini berbahaya, Kepala_Sekolah Sukimin bisa terjerat pidana karena melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi publik, dan mewajibkan badan publik untuk menyediakan informasi yang diminta oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan wartawan yang mempunyai julukan Saiful Macan, dia membenarkan bahwa Sukimen sang kepala sekolah ini sikapnya aneh, sebab selalu menghindari Wartawan, ada apa? Apakah ada yang disembunyikan?

Syaiful menghubungi Sukimin beberapa kali pun tidak pernah direspon.

“Iya sama aku juga pernah telpon dan WA juga gak diangkat, memang aneh orang itu,” celetuk Saiful Macan, Wartawan media online asal Surabaya.

Saiful, yang mendapati sikap tak biasa dari seorang kepala_sekolah, akhirnya berdiskusi dengan ahli psikologi untuk menanyakan sikap yang ditunjukkan Sukimen.

Baca juga : Tak Terpuji, SDN Sidojangkung Jual Atribut Lebih ahal dari Harga Pasaran

Kata dia, dari jawaban ahli psikologi menerangkan bahwa yang dialami kepala sekolah yang tidak mau angkat telpon wartawan, bisa jadi disebabkan karena trauma yang mendalam karena mengangkat telepon wartawan, atau pernah kena gandam atau tipu – tipu melalui seluler.

“Mungkin dia mengalami trauma mendalam karena suatu kejadian yang disebabkan menerima telepon wartawan,” Ungkap ahli Psikologis pada Jumat, (25/7/25)

Ahli psikologis juga menambahkan bahwa yang dialami kepala sekolah jika tidak cepat ditangani bisa mengakibatkan stres yang nantinya bisa berdampak gangguan jiwa.

“Yang dialami kepala sekolah tersebut kalau tidak ditangani secara serius bisa mengakibatkan stres dan hal yang paling fatal bisa gila,” imbuh ahli psikologis.