WARTASUGESTI // Nuzulul Quran, peristiwa saat Alloh SWT (Subhanahu wa taala) Tuhan sekalian Umat Manusia di Bumi dan Langit, menurunkan wahyu Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW (Shalallahu alaihi wasallam), melalui Malaikat Jibril.
Nuzulul Quran terjadi pada 17 Ramadan di Gua Hira, ditandai dengan turunnya Surat Al-‘Alaq ayat 1-5, yang menjadi awal petunjuk bagi umat manusia.
“Iqra’ bismi rabbikallażī khalaq”, yang artinya “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan”.
Ayat ini bermakna perintah untuk menuntut ilmu, ber literasi, dan merenungkan penciptaan manusia.
Ayat Pertama (Al-‘Alaq 1-5):
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Iqra’ bismi rabbikallażī khalaq.
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan”.
خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ
Khalaqal-insāna min ‘alaq.
Artinya: “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah”.
اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ
Iqra’ wa rabbukal-akram.
Artinya: “Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia”.
الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ
Allażī ‘allama bil-qalam.
Artinya: “Yang mengajar (manusia) dengan pena”.
عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
‘Allamal-insāna mā lam ya‘lam.
Artinya: “Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya”.
Makna Ayat:
Perintah Membaca (Ilmu Pengetahuan)
Kata Iqra’ (bacalah) adalah perintah untuk belajar, meneliti, dan menganalisis, tidak terbatas pada membaca buku saja, tetapi juga membaca tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.
Tauhid: Membaca atau menuntut ilmu harus didasari dengan menyebut nama Allah (bismi rabbik), sehingga ilmu membawa pada ketakwaan, bukan kesombongan.
Baca juga ini : Tugas dan Tanggung Jawab Wartawan Sebenarnya
Menerangkan asal Manusia: Ayat ini mengingatkan bahwa manusia diciptakan dari sesuatu yang hina (segumpal darah), sehingga tidak pantas untuk sombong.
Pentingnya Pena (Teknologi), Penekanan pada penggunaan alat tulis (qalam) menunjukkan pentingnya dokumentasi ilmu pengetahuan untuk peradaban.
Detail Utama Nuzulul Quran:
Waktu Turun ayat pertama kali malam 17 Ramadan, sekitar tahun 610 M, saat Nabi Muhammad berusia 40 tahun, di Gua Hira, Jabal Nur, dekat Makkah.
Peristiwa ini, menandai titik balik peradaban Islam dan dimulainya fungsi Al-Quran sebagai petunjuk (huda) dan pedoman hidup.
Perbedaan dengan Lailatul Qadar
Nuzulul Quran merujuk pada turunnya wahyu pertama (17 Ramadan), sedangkan Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan di bulan Ramadan yang lebih baik dari seribu bulan, di mana Al-Quran diturunkan secara utuh dari Lauhul Mahfudz ke
Amalan Saat Nuzulul Quran
Umat Islam biasanya memperingati peristiwa ini dengan meningkatkan ibadah, seperti:
- Membaca dan tadarus Al-Quran.
- I’tikaf di masjid.
- Mengikuti kajian keagamaan.
- Bersedekah dan berdoa.
Sudah kita membaca? Membaca Al Qur’an membaca diri sendiri membaca alam ini sehingga sadar keagungan Alloh ilahi Robbi.
(spam)







