77 / 100 Skor SEO

WartaSugesti.com // Jember – Warga Jember mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap antrian panjang selama tiga hari ini di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Beberapa warga menyatakan bahwa situasi ini dampak dari penutupan jalan gumitir yang merupakan akses dari Banyuwangi ke Jember.

Kebijakan penutupan ini dalam rangka perbaikan jalan di area tersebut.

Robi (35), salah seorang warga Jember mengaku mengantri satu jam untuk membeli BBM ( Bahan Bakar Minyak) pertamax.

Baca juga : Mafia BBM Subsidi di Pasuruan Makin Menggila Aparat Bungkam

Situasi ini membuatnya Robi dan Warga lainnya telat masuk kerja akibat harus antri panjang untuk membeli BBM di SPBU.

“Antriannya memang lebih panjang dari biasanya, saya itu bisa satu jam mengantri beli pertamax. Situasi ini membuat sering telat masuk kerja apa lagi saya seorang pengajar kasian anak-anak, kehilangan hak belajar materi saya,” ucap robi.

Jember
Foto : Antrian panjang lalu lintas di Kabupaten Jember.

Hal serupa di rasakan oleh Nur Ainah Zain (24), mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta, dia mengaku kesulitan mendapat kan BBM, bahkan di tingkat pengecer.

“Saya kesulitan membeli bensin pertalite bahkan di pengecer pun stok bensin pertalite kosong,” katanya.

“Seharusnya penutupan jalan gumitir itu perlu dikaji ulang sebelumnya, salah satu pertimbangannya adalah akses jalan pantura yang menghubungkan Banyuwangi Situbondo juga dalam masalah kemacetan panjang, kalau begini kan banyak masalah yang muncul,” imbuhnya.(shandy)