SURABAYA // Komunitas Jalinan Kasih Seduluran (JKS) Surabaya, mengadakan acara Healing ke Kebun Kurma, Lembah Pandawa serta Masjid Merah Cheng Ho di Kabupaten Pasuruan, Minggu 26 April 2026
Acara Healing Komunitas Jalinan Kasih Surabaya dikomandoi oleh owner Bunda Belia Sophia. Ketua Bunda Roro, Penasehat Agustic, serta Ketua Panitia acara Setyo.
Acara diikuti oleh 40 orang peserta dari Jajaran Pengurus dan anggota Komunitas Jalinan Kasih Surabaya dengan mengunakan 1 unit bis pariwisata dan 2 mobil Pribadi.
Baca juga : Tips Hadapi Panggilan Polisi
Saat tiba di lokasi awal Kebun Kurma seluruh anggota Komunitas Jalinan Kasih tampak Senang dan Bahagia sambil melihat suasana pohon kurma yang tumbuh di lokasi
Owners JKS Bunda Belia Sophia, didampingi penasehat Agustic memberikan Statement bahwa Jalinan Kasih Seduluran adalah komunitas yang Peduli, Menjaga serta Melestarikan lingkungan hidup di sekitarnya guna menjaga Ekosistem.
“Menggandeng Pemerintah dalam aksi-aksi Sosial, seperti pemberian Sembako pada kaum Dhuafa, Fakir Miskin dll,” kata dia.
Setelah acara di Kebun Kurma Rombongan bertolak menuju ke Lembah Pandawa.
Dalam perjalanan menuju ke Lembah Pandawa yang posisinya menanjak ada sedikit Problem, karena Bis yang ditumpangi agak kurang Tenaganya untuk menanjak sehingga sebagian Peserta Komunitas Jalinan Kasih turun agar Bis Naik.
“Alhamdulillah, bisa teratasi,” imbuh Ketua JKS.
Walau terlihat letih dan lesu tapi Rasa Bahagia anggota gerobati dengan adanya acara Halalbihalal.
Selain itu ada member yang merayakan Ulang Tahunnya yaitu : 1. Roro, 2. Asih, 3. Udin, 4. Suprayitno serta 5. Isa, mereka mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dan Panjang umur dari Owners JKS serta Seluruh anggota JKS.
Di sesi wisata terakhir yaitu Masjid Merah Ceng Ho para Pengurus serta anggota JKS melakukan Sholat magrib berjamaah.
Selesai Sholat Magrib anggota JKS ada yang plesir untuk Beli oleh-oleh, serta melihat’lihat keindahan Arsitektur Masjid Merah Ceng Ho sebagai tempat wisata Religi.
Setelah melewati serangkaian acara Healing dan Ramah tamah ditutup dengan doa agar perjalanan kembali ke Surabaya berjalan dengan lancar tanpa kendala.
(Wartawan : Agus Sukamto)







