WartaSugesti.com // BANGKALAN – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Nur Hotibah mengungkapkan, panitia kegiatan jalan sehat Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Diskop Umdag) tidak mengajukan permintaan tenaga medis dan Ambulan.
“Saya sudah cek, belum ada surat masuk ke Dinkes. Bahkan saya cek lagi karena takut kelewat, ternyata di aplikasi ataupun yang manual juga tidak ada,” ujarnya pada Minggu (3/8/2025).
Menurut Nur Hotibah, permintaan tenaga medis biasanya dilakukan oleh organisasi, instansi, atau masyarakat yang menggelar kegiatan dengan banyak peserta.
Diberitakan sebelumnya, Nasib tragis menimpa Yasinta Dwi Amira (11), warga Jalan A Yani, Kelurahan Demangan, Kabupaten Bangkalan.
Siswa kelas V SDN Demangan 1 ini meninggal dunia setelah tertimpa dahan pohon saat mengikuti acara jalan sehat Dinas Koperasi UMKM dan Perdaganga, di depan rumah dinas Bupati Bangkalan.
Baca juga : Bangkalan Berduka Siswa SD Tewas Tertimpa Pohon
Mirinya, Yasinta diangkut menggunakan mobil pikap menuju rumah sakit karena acara tersebut diduga tidak menyediakan tim medis dan ambulans.
Acara jalan sehat yang dihadiri ratusan masyarakat Bangkalan itu seharusnya memiliki pengamanan medis yang memadai.
“Biasanya setiap ada kegiatan dari organisasi atau pihak lain itu mengajukan permintaan petugas P3K ke Dinkes, setelah itu kami tindaklanjuti ke PSC atau teman-teman di 22 puskesmas yang ada,” ungkap Kepala Dinas Kesehataan Bangkalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag), Achmad Siddik, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Bangkalan.
“Mohon maaf, kegiatan tadi pelaksananya bukan kami, silakan konfirmasi ke pak Yoyok (Ishak Sudibyo),” tuturnya dilansir dari Kompas.com
Hingga berita ini diturunkan, Ketua Dekopinda Bangkalan, Ishak Sudibyo, belum memberikan tanggapan saat dihubungi.
Yasinta bersama gurunya, Rani Auliani, tertimpa dahan pohon trembesi di halaman rumah dinas bupati saat menunggu undian jalan santai dalam rangka hari koperasi.
Sayangnya, saat dibawa ke rumah sakit, Yasinta mengalami pendarahan parah di bagian belakang kepalanya hingga mengalami henti jantung dan meninggal dunia. (spam)











