75 / 100 Skor SEO

Way Kanan, WartaSugesti.com – Betapa kaget nya, Adi Irawan ( 30 ) tahun melihat padu yang dia tanam, sudah ada sebagian diarit oleh warga masyarakat setempat yang tidak bertanggung jawab untuk pakan ternak sapi, Rabu. 17/6/2026.

Sawah adi, warga masyarakat kampung way tuba asri, kecamatan way tuba kabupaten way kanan Lampung. yang di garap nya, dari milik orang tuanya Sukamto ( 70 ) Tahun, terletak di dusun 03 way tuba asri.

Dengan kondisi sawah tadah hujan dan lagi serang hama jenis tikus. Termasuk sebagai sawah milik warga yang lainnya.

Namun, menurut Adi. Walaupun kondisi padi swah sebagian di serang hama tikus, namun masih ada harapan untuk panen, dan bisa di atasi. Tapi bukan tidak terurus atau di lantarkan.

“Saya minta kepada aparat, Aparatur Kampung way tuba asri, Kepala Kampung way tuba asri. Untuk menghimbau warga masyarakat nya, yang memiliki hewan peliharaan ternak sapi, Jagan mengarit padi sawah orang lain hanya untuk pakan sapi ternaknya.” Tegas Adi Kepada WartaSugesti. Com.

Menurut Adi Irwan, saat proses penanaman padi sawah milik nya, tidak sedikit modal yang di keluarkan nya, untuk biaya tanam padi.

Dari proses Bajak sawah, penyemaian benih, penanaman, pemupukan, hingga sampai perawatan, Tapi betpa marah nya dia( Adi) ketika melihat sebagian sawah nya di Arit atau di babat warga masyarakat kampung setempat untuk pakan hewan ternak sapi milik mereka.

“Biayanya, tidak sedikit yang saya keluarkan Untuk tanam padi sawah, walaupun ada sebagian di serang hama tikus, masih saya rawat, masih ada harapan untuk panen. Degan kejadian ini, tentunya saya sangat di rugikan. ” Imbuh Adi.

“Dengan kejadian ini, saya akan berkordinasi dengan pihak yang perawajib, khusus Polsek Way Tuba Polres Way Kanan Polda Lampung, agar hal semacam ini tidak terjadi lagi atau terulang di padi sawah milik warga masyarakat kampung way tuba asri yang lainnya nya. ” Tutur Adi.

Terkait, brapa kerugian Adi, akibat padi sawah milik nya, yang sebagian yang di arit warga masyarakat kampung setempat, untuk pakan ternak sapi, adai belum bisa menghitung nya.

Baca juga : Bangkalan Buka Fakultas Kedokteran

Namun, dengan kejadian tersebut, tentunya di sangat di perlukan kehadiran Aparatur Kampung, Kepala kampung setempat. Untuk tegas menghimbau kepada seluruh warga masyarakat kampung setempat yang memiliki hewan peliharaan ternak sapi, tidak merugikan hak orang lain.

Seperti halnya mengarit padi sawah milik Adi, untuk di jadikan pakan ternak sapi.

(Rikki).