Bangkalan, wartasugesti.com – Risang Bima Wijaya, kuasa hukum keluarga Ruly Yunis Setiawati, aparatur sipil negara (ASN) Bangkalan, dia mengatakan polisi telah menangkap pria, diduga merupakan orang terakhir yang terlihat keluar dari mobil korban sebelum dia ditemukan tewas di Bandara Juanda.
“Ketangkap katanya. Mau dirilis besok atau lusa,” kata Risang, pengacara keluarga Ruly Minggu (28/6).
Saat ini pihaknya masih menunggu motif pria itu yang dikabarkan sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
Apakah Ruly merupakan korban lovescam atau ada motif lain?.
“Motifnya ini apa? Ini lovescam atau apa, kalau lovescam, itu orang dirayu dari jauh, dari jauh sampai dekat-dekat, lewat handphone, lewat komunikasi, komunikasi dipancing datang, hartanya diambil itu lovescam,” jelasnya.
Apakah motif asmara? Sang pengacara pun membantah
“Bisa asmara, tapi kalau asmara dari hasil autopsi tidak ditemukan bekas-bekas persetubuhan atau sperma. Hubungan korban dengan suaminya baik-baik saja, makanya suaminya kaget,” ujarnya.
Baca juga : ASN Bangkalan Tewas Tak Wajar di Sidoarjo
Risang menambahkan, pria yang sempat diunggah foto bersama Ruly itu merupakan orang dari luar pulau Jawa.
Pria ini memiliki ciri-ciri yang sama dengan hasil rekaman kamera cctv di Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo.
“Fotonya itu cocok, kalau cocok-cocokan dengan yang di CCTV, kaus cocok, kacamata cocok, jidat atau dahi itu cocok, rambut cocok, cocok semua. Ya sampingnya kalau kacamata lihat gagangnya, gagangnya itu cocok. Kausnya cocok banget malah, warna, motif garisnya,” terangnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan korban bersama seorang pria misterius.
Video tersebut viral sekitar 5 hari setelah penemuan jenazah korban pada Rabu (24/6/2026).
Rekaman itu berisi kumpulan foto yang memperlihatkan korban bersama seorang pria berkacamata.
Berdasarkan keterangan tanggal yang tercantum pada gambar, foto-foto tersebut diambil saat keduanya berada di kawasan Alun-alun Batu, Malang, pada Jumat (19/6/2026), atau sehari sebelum mobil dinas korban memasuki area Bandara Juanda.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, membenarkan perempuan yang terlihat dalam video tersebut merupakan Ruly Yunis Setiawati.
Namun, hingga kini pihak keluarga belum mengetahui sumber asli video yang beredar luas di media sosial.
“Saya dapat kiriman dari teman media. Infonya didapat dari TikTok,” jelas Risang, Minggu (28/6/2036).
Risang mengungkapkan, berdasarkan analisis visual, kumpulan foto dalam video diduga diambil menggunakan ponsel Oppo A9 2020.
Menurutnya, spesifikasi tersebut sesuai dengan tipe ponsel yang dimiliki korban.
Selain itu, Risang menilai waktu pengambilan gambar dalam video tersebut juga sejalan dengan kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
“Kalau melihat kronologinya, pada hari Jumat korban masih berada di Pujon, Malang. Siang harinya mereka berada di Alun-alun Batu. Kemudian, pada Sabtu pagi, korban diketahui masih sempat melakukan video call,” terang Risang.
Risang juga mengatakan, Ruly sempat mengunggah fotonya bersama pria itu di media sosial pribadinya.
Menurutnya, unggahan itu menjadi firasat atau pesan jika ada sesuatu yang tak diinginkan orang terakhir yang di video itu.
“Seolah-olah korban ini ingin menunjukkan kalau ada apa-apa dengan saya, saya terakhir bersama orang ini. Fotonya sih siangnya, tapi unggahannya kan malam, pukul 19.00 WIB. Tanggal 19, pukul 19.00. Jadi kan seolah-olah gini, kalau ada apa-apa dengan saya, saya terakhir bersama orang ini,” tegasnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Siko Sesaria Putra Suma belum mengkonfirmasi terkait kabar pria berkacamata itu telah diamankan.
Namun, Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono menyebut, petugas Satreskrim masih melakukan penyelidikan atas kasus temuan mayat ASN Kabupaten Bangkalan tersebut.
“Kami Polresta Sidoarjo masih melakukan penyelidikan dan pendalama serta sudah ada beberapa saksi yang diperiksa,” pungkasnya.
(spam)






