SURABAYA // Theo Ravanda Saragih, (20) warga Simo Gunung Barat 3/48 (RT.004/RW.005) Kel. Simomulyo Kec. Sukomanunggal, ini mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh 3 orang yang tidak dikenal (OTK), di daerah JI. Tanjungsari Surabaya, Rabu 22 April 2026, sekira pukul 00.00 WIB.
“Depan Samsat Tandes Surabaya,” kata perwakilan keluarga Theo.
Salah satu pengeroyok, sempat melakukan pemukulan menggunakan batu, kemudian mencoba melarikan diri.
Akibat pemukulan tersebut, keluarga mengatakan korban mendapatkan luka di daerah kepala/ujung alis kiri.
Baca juga : Kasus Dana Reses AMI Minta Kejari Tanjung Perak Tidak Main-main
Kronologis kejadian
Kejadian berawal saat pelapor mengantarkan temanya pulang. Saat melintasi Lampu merah JI. Tanjungsari Surabaya mengarah ke arah barat (Tandes) korban dipepet oleh 3 orang yang tidak dikenal.
OTK itu menurut keterangan korbqn, mereka mengendarai Sepeda Motor Honda Beat Nopol L-6876-YH.
Theo mengatakan, saat di depan Samsat Tandes Surabaya, dia dicegat oleh 3 orang tersebut dan tiba-tiba dikeroyok.
Teman Theo berusaha menjauh dan tiba-tiba salah satu pengeroyok melakukan pemukulan menggunakan batu.
Usai melakukan pemukulan, 3 orang tersebut mencoba melarikan diri.
Tetapi saat mau mengendarai motornya, pengeroyok ditendang oleh korban.
Menurut keterangan Theo, pengeroyok terjatuh dan panik lalu melarikan diri meninggalnya motornya.
Theo telah melaporkan kejadian yang menimpa dia ini kepada SPKT Poksek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya
Publik menunggu kinerja kepolisian, mereka berharap kasus ini segera diselesaikan agar tidak menginapirasi orang lain untuk melakukan hal serupa.
(spam)







